Skip to content

HOT NEWS

SEPUTARAN BERITA TERPANAS

  • Home
  • Uncategorized
  • Curi Bitcoin Rp 4,3 T, Malone Lam Gak Nyangka Seheboh Ini!

Curi Bitcoin Rp 4,3 T, Malone Lam Gak Nyangka Seheboh Ini!

Posted on September 11, 2026 By b5khd No Comments on Curi Bitcoin Rp 4,3 T, Malone Lam Gak Nyangka Seheboh Ini!
Uncategorized

Washington DC – Malone Lam, seorang pemuda Singapura berusia 22 tahun yang mengaku bersalah setelah ditangkap Biro Investigasi Federal (FBI) di Amerika Serikat (AS) atas tuduhan mencuri Bitcoin senilai lebih dari US$ 245 juta, atau setara Rp 4,3 triliun, mengakui tak menyangka penangkapan dirinya memicu kehebohan.
Lam yang putus sekolah saat duduk di kelas delapan dan datang ke AS dari Singapura, seperti dilansir CNN, Jumat (11/9/2026), menghadapi ancaman hukuman maksimum 20 tahun penjara setelah mengaku bersalah atas dakwaan konspirasi racketeering tingkat federal yang menjerat dirinya.

Kasus Lam tercatat sebagai salah satu pencurian mata uang kripto terbesar dalam sejarah AS.

Jaksa federal AS mendakwa Lam sebagai pengatur jaringan pemuda yang melakukan serangkaian scam kripto sejak tahun 2023. Dia merupakan salah satu dari 18 terdakwa dalam kasus ini, dan merupakan orang ke-11 yang mengaku bersalah.

Namun pengakuan bersalah dari Lam menandai terobosan besar dalam penyelidikan yang dilakukan Departemen Kehakiman AS.

“Kami sering membahas soal bagaimana jadinya jika saya tertangkap, tetapi tidak pernah menyangka akan seheboh ini,” ujar Lam kepada rekan-rekannya melalui panggilan telepon yang direkam saat dia berada di penjara, sebagaimana tercantum dalam dokumen dakwaan.

Menurut dakwaan jaksa AS, Lam dan rekan-rekannya pada Agustus 2024 menggunakan teknis “rekayasa sosial” untuk menipu seorang pria asal Washington DC dan mencuri Bitcoin senilai lebih dari US$ 245 juta.

Menurut jaksa AS, dua orang yang diduga sebagai rekan konspirator Lam menyamar sebagai perwakilan Google dab bursa kripto Gemini untuk memanipulasi korban agar memberikan akses ke Google Drive miliknya dan mengungkapkan kode keamanan, yang memungkinkan Lam menguras lebih dari 4.100 Bitcoin.

Dia kemudian membantu melakukan pencucian uang dan mengubah mata uang kripto hasil curian itu menjadi uang tunai, yang digunakannya untuk hura-hura.

Lam, menurut otoritas AS, membeli deretan mobil sport mahal, menyewa rumah mewah di Miami, dan menghabiskan jutaan dolar Amerika di kelab-kelab malam, termasuk menghabiskan U$ 569.000 (Rp 10 miliar) dalam semalam di sebuah kelab malam di Los Angeles.

Aksi hura-hura itu berlangsung selama sebulan sebelum agen-agen FBI menangkap Lam di Miami. Dia tercatat membeli jam tangan mewah seharga US$ 2 juta dan lebih dari 30 mobil sport, termasuk Porsche, Lamborghini, dan Ferrari yang telah dimodifikasi khusus.

Post navigation

❮ Previous Post: Mahasiswi Tewas di Hotel Cengkareng Usai Dicekoki Narkoba

You may also like

Uncategorized
Harga Emas Pegadaian Anjlok Sabtu 1 Agustus 2026, Antam Rp 2.708.000 per Gram
August 1, 2026
Uncategorized
Basarnas Akhiri Monitoring Insiden Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II
August 9, 2026
Uncategorized
Eropa Dilanda Panas Ekstrem! Warga Prancis Borong AC dan Kipas Angin
July 4, 2026
Uncategorized
Duduk Perkara Dugaan Penipuan yang Seret Ruben Onsu Jadi Tersangka
August 21, 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Curi Bitcoin Rp 4,3 T, Malone Lam Gak Nyangka Seheboh Ini!
  • Mahasiswi Tewas di Hotel Cengkareng Usai Dicekoki Narkoba
  • Reka Ulang Kasus Narkoba, Bos Planet Batam dkk Peragakan 26 Adegan
  • Jurnalis Antara Hilang Saat Liput Erupsi Anak Krakatau, Sempat Dilarang Istri Berangkat
  • 4 Gunung Api Erupsi Bersamaan, Ini Penjelasan Badan Geologi dan Ahli

Recent Comments

  1. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026

Categories

  • Uncategorized

Copyright © 2026 HOT NEWS.

Theme: Oceanly Green by ScriptsTown

Powered by
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by